Pernah suatu ketika, saya bertemu dengan seorang teman. Dia bekerja di sebuah perusahaan multinasional, dia sudah berkeluarga. Dalam pandangan saya, dia cukup mapan, karena rumah yang ditempati adalah milik sendiri, mobil pun ada.

 

Namun kemudian yang membuat saya berkerut dahi, dia mengatakan bahwa dia tidak bisa kaya. Saya tanya, mengapa? Jawabannya : karena aku HANYA karyawan, bukan pengusaha seperti mu. Saat saya itu bilang : jangan begitu, rejeki setiap orang beda-beda. Padahal dalam hati kecil saya, saya bertanya, benarkah dia lebih tidak kaya?

 

Ditengah trend  menjadi entrepreneur / wirausahawan , terbentuk pola pikir bahwa kekayaan, dalam arti materi / uang, hanya bisa didapat jika kita menjadi pengusaha. Hal ini kadang membuat orang yang bekerja sebagai karyawan merasa tamat, tak mungkin kaya.

 

Padahal, ada beberapa tips mengatur keuangan yang jika disiplin Anda lakukan, maka walaupun Anda karyawan bergaji kecil, Anda tetap bisa kaya :

 

  1. Miliki tujuan keuangan yang jelas
    Memiliki tujuan yang jelas mengapa Anda perlu mengatur keuangan akan menjadi semangat dan motivasi bagi Anda.
    Tujuan ini tentu berbeda bagi setiap orang, bisa jadi memiliki rumah yang lebih besar, membeli mobil baru atau bisa menyisihkan uang untuk berlibur sekeluarga setiap tahun, atau memiliki aset tanah sekian hektar dan sebagainya. Semakin jelas tujuan Anda, maka semakin Anda dekat pada keberhasilan.

 

  1. Tuliskan semua kebutuhan Anda dan buat rencana pengeluaran
    Setiap orang tentu memiliki kebutuhan. Agar gaji Anda tidak habis hanya untuk biaya hidup sehari-hari, tuliskan dengan detail apa saja kebutuhan pengeluaran Anda.
    Pada awalnya, silahkan menulis sebanyak yang Anda mau. Namun kemudian periksa kembali daftar Anda dan mulailah mencoret daftar pengeluaran yang tidak benar-benar Anda butuhkan. Nah, yang tersisa adalah kebutuhan hidup Anda sesungguhnya, buat rencana pengeluaran untuk itu.

 

  1. Sisihkan 10% untuk tabungan / investasi
    Saat Anda menerima gaji, sisihkan lebih dahulu sejumlah 10% untuk Anda masukkan dalam tabungan atau investasi Anda. Ini adalah cara yang bijak, dibanding Anda menunggu dana sisa dari gaji baru Anda menabung / berinvestasi.
    Pastikan Anda menabung / berinvestasi pada instrumen keuangan yang menguntungkan dan aman. Jangan tergoda investasi bodong yang menawarkan hasil terlalu tinggi dan tidak masuk akal.

 

  1. Miliki dana darurat
    Anda mungkin sudah memiliki asuransi, namun ada baiknya Anda tetap memiliki pos dana darurat. Dana darurat ini penting semisal ada beberapa kondisi sakit atau kerusakan rumah / mobil yang tidak masuk dalam tanggungan investasi. Atau bisa juga Anda gunakan semisal Anda ingin membantu teman atau sanak family yang membutuhkan.

 

  1. Menahan diri terhadap pengeluaran yang tidak perlu
    Jika Anda ingin mencapai tujuan keuangan Anda, maka menahan diri terhadap pengeluaran yang tidak perlu adalah wajib bagi Anda.
    Beberapa contohnya, Anda bisa memilih naik kereta atau bus daripada naik taksi untuk ke kantor. Selain itu, Anda juga bisa menghemat pengeluaran dengan mengurangi makan diluar. Saat berbelanja, tanyakan berulang pada diri Anda, apakah Anda membutuhkan barang yang ingin Anda beli atau hanya sekedar tertarik saja.

 

 

  1. Manfaatkan peluang diskon / promo / potongan harga untuk membeli yang memang Anda butuhkan
    Diskon, promo dan potongan harga seperti pedang bermata dua. Bagi Anda yang mudah tergoda dan tidak memiliki perencanaan keuangan yang matang, adanya diskon / promo / potongan harga bisa membuat dompet Anda berantakan, Anda bisa membeli barang – barang yang sejatinya tidak Anda butuhkan.
    Namun, bagi Anda yang jeli dan memiliki perencanaan keuangan yang matang, adanya diskon / promo / potongan harga ini justru menguntungkan. Anda bisa membeli barang-barang yang ada dalam list kebutuhan Anda dengan harga murah, ingat, hanya yang ada dalam list.

 

  1. Pertimbangkan untuk memiliki penghasilan tambahan
    Jika anda masih memikili banyak waktu luang setelah jam kerja Anda, pertimbangkan untuk memiliki penghasilan tambahan. Jenis pekerjaan yang bisa Anda pilih beragam, mulai dari menjadi penulis lepas, membuka les privat sesuai bidang keahlian / hobby Anda, menjadi reseller di bisnis online, dan sebagainya.
    Yang harus dicatat, uang penghasilan tambahan sebaiknya Anda investasikan.

 

Nah itu tadi beberapa resep agar Anda yang bukan pengusaha bisa menjadi kaya. Tentu tak bisa dicapai sebulan dua bulan, perlu proses dan disiplin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here