Produk Investasi Digital Pilihan Terbaik Untuk Anda!

0
208

Tertarik dengan investasi? Mengapa tidak! Justru investasi menjadi salah satu pilihan terbaik kamu untuk menambah pundi-pundi pendapatan secara pasif. Apalagi jika kamu ingin mendapatkan penghasilan kedua namun tidak dapat meninggalkan jadwal pekerjaan utama yang padat.

Kabar baiknya, sekarang investasi tidak harus merepotkan kamu untuk pergi ke bank, sekuritas, ataupun pihak-pihak lain yang bisa menghabiskan waktumu untuk bekerja dan beristirahat!

Semakin berkembangnya teknologi, produk investasi digital pun menjadi primadona. Kemudahan untuk mendaftarkan diri maupun mengelola dan mengawasi pergerakan investasi digital tentunya semakin menggoda kamu untuk terjun ke dalam bisnis investasi. Semua bisa dilakukan langsung di dalam smartphone kamu, baik Android maupun iOS.

Mengapa investasi kini semakin diperhitungkan?

Bayangkan jika Anda tidak memiliki waktu untuk memperoleh pendapatan tambahan, sedangkan kebutuhan Anda tidak berhenti saat Anda bekerja saja! Anda harus menyiapkan dana pensiun, kebutuhan pendidikan anak, hingga dana darurat yang harus dipenuhi untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Semua dana ini tidak akan bisa Anda penuhi jika Anda masih menggantungkan uang dari gaji tetap saja. Perlu adanya dana tambahan pasif yang bisa membantu Anda di kemudian hari. Inilah mengapa produk investasi digital semakin populer.


Millennial justru mendominasi

Jika Anda berpikir bahwa produk investasi hanya menjadi ranah favorit kalangan masyarakat usia 40 tahun ke atas, Anda perlu berpikir lagi! Justru millennial lah yang mulai membangkitkan semangat investasi bahkan memunculkan inovasi digital.

Baca Juga: Investasi Bagi Kaum Rebahan

Ya, millennial kini semakin terbuka dengan informasi dan lebih mudah pula untuk membagikan edukasi berupa pentingnya investasi sejak dini. Dari sinilah para millennial bisa menjadi lebih sadar untuk menabung dan merencanakan keuangan sejak baik. Lihatlah beribu-ribu akun Instagram atau Twitter yang mengedukasi soal finansial!

Nah, perbedaannya hanya pada tujuan investasi saja. Umumnya, millennial memang dikenal memiliki semangat hidup sekarang jangan disesali alias harus mendapatkan apa yang sedang tren sekarang. Berbeda dengan generasi yang lebih dahulu mapan yang mungkin sudah memiliki tujuan investasi seperti rencana pensiun atau rumah untuk generasi selanjutnya, millennial cenderung berinvestasi untuk bisa membeli barang-barang atau bertamasya ke tempat lain.

Pertimbangan memilih produk investasi digital

Pertimbangan utama saat memilih produk investasi adalah tujuannya. Nantinya akan dibagi menjadi 2 tujuan utama yaitu jangka pendek dan jangka panjang.

Investasi jangka pendek

Investasi jangka pendek ditargetkan untuk diambil atau diraup hasilnya pada usia 1 tahun hingga 2 tahun. Nah jika Anda memang memiliki target untuk mendapatkan tambahan tabungan pada jangka waktu tersebut, maka Anda bisa mencari investasi dengan hasil return yang cepat juga.

Ingat, cepat bukan berarti banyak, ya! Jenis investasi ini lebih cocok untuk menyimpan uang tabungan dengan bonus cuma-cuma yang lebih banyak daripada sekadar menabung di bank.

Anda perlu memastikan bahwa produk investasi tersebut memang tergolong sangat likuid dan mudah diambil kembali. Selain itu kualitasnya pun harus tinggi agar tidak sia-sia.

Investasi jangka panjang

Investasi jangka panjang menargetkan bahwa minimal 10 tahun agar seorang investor dapat menjualnya kembali untuk memperoleh untung! Ada pula yang tidak akan dijual kecuali membutuhkan dana darurat. Kenapa selama itu?

Tentu saja karena return-nya pun lebih tinggi dan optimal meskipun resikonya juga lebih tinggi. Untuk memulainya tidak heran jika disarankan Anda memiliki modal besar dan menerima fakta bahwa mungkin saja Anda akan mendapatkan rugi di tengah-tengah!

Inilah mengapa investasi jangka panjang juga butuh perencanaan matang dan prediksi apa yang mungkin terjadi di kemudian hari.

Baca Juga: Salah Besar Investasi di Saham itu Butuh Modal Besar

Dari keduanya, tentu muncul beberapa produk investasi digital yang bisa menarik minat Anda selaku investor pemula. Berikut Teman Sukses merangkum jenis-jenis investasi digital yang paling cocok.

Deposito

Deposito merupakan salah satu produk investasi yang sangat awam. Bisa dibilang deposito merupakan tabungan namun tentunya Anda tidak dapat mencairkannya dengan mudah, ya! Ada tenor waktu yang mengikat sehingga Anda hanya bisa mengambilnya jika sudah jatuh tempo.

Namun bunganya tentunya tinggi, ya! Sekitar 6-7% dan tentunya lebih tinggi daripada sekadar menabung di bank biasanya! Apalagi resikonya sangat minim.

Nah jika Anda memang memiliki uang yang tidak digunakan saat darurat, maka keputusan untuk menyimpannya di deposito sangatlah tepat! Anda juga perlu tentukan ya berapa lama waktu tenor deposito agar tidak kebingungan saat hendak mencairkannya! Saat ini deposito versi digital sudah tersedia di berbagai bank.

Saham

Bicara soal investasi pasti yang pertama terbesit adalah saham. Ini adalah produk investasi digital yang potensial namun memiliki resiko tinggi. Untuk return-nya sendiri berasal dari dividen dan pertumbuhan nilai saham.

Anda perlu analisis kuat sebelum memutuskan membeli saham suatu perusahaan. Namun jika Anda masih pemula, Anda bisa mencoba reksadana saham yang resikonya lebih rendah namun menawarkan return yang mendekati saham.

Anda bisa menghubungi bank sekuritas yang menawarkan Anda akun saham lalu mengelolanya lewat aplikasi yang tersedia. Semua pergerakan aset Anda langsung muncul dalam satu aplikasi.

Emas

Emas adalah primadona investasi khususnya para pemula! Produk investasi ini memiliki resiko rendah, likuiditas tinggi, dan tentunya harga stabil yang terus naik sepanjang waktu. Sangat cocok untuk Anda yang ingin menabung uang tambahan dalam bentuk emas.

Nah sekarang Anda tidak perlu bingung untuk membeli emas batangan. Kerugian emas batangan adalah adanya biaya cetak yang mahal dan tidak sepadan dengan harga jualnya. Karena itu lebih baik Anda berinvestasi emas lewat aplikasi. Tak perlu wajib membeli emas langsung dalam jumlah tertentu, Anda bebas mulai investasi bahkan mulai dari Rp500 saja.

Reksadana

Instrumen investasi ini melibatkan beberapa investor untuk mengumpulkan dana menjadi satu lalu diinvestasikan ke instrumen-instrumen lain di pasar modal. Nah reksa dana ini sendiri memiliki 5 jenis, yaitu reksadana pasar uang, pendapatan tetap, saham, campuran, dan index.

Resiko paling rendah adalah pasar uang sedangkan paling tinggi adalah saham. Namun tentunya hal ini sepadan dengan return, ya!

Reksadana sangat mudah untuk digunakan sehingga menjadi primadona pemula selain emas. Anda bisa meninjau produk reksadana sesuai kebutuhan, cek profil, dan mulailah untuk mendaftarkan dirimu di aplikasi reksadana yang terpercaya.

P2P Lending

Peer-to-peer lending adalah investasi yang tergolong baru. Model investasinya adalah Anda meminjamkan uang kepada pihak membutuhkan lalu mendapatkan return sesuai bunga yang sudah disepakati bersama. Nah Anda pun bisa mulai berinvestasi P2P mulai dari Rp 100.000 saja, lho!

Return-nya pun tidak main-main. Ada yang mendapatkan bunga 18% per tahun, lho! Tidak heran jika banyak startup fintech yang mulai menawarkan jasa P2P Lending baik kepada Anda sebagai investor maupun penyaluran dana bagi UMKM di berbagai daerah di Indonesia.

Namun perlu Anda ketahui bahwa P2P Lending harus benar-benar memiliki dasar hukum yang jelas, bahkan jika perlu carilah yang sudah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK), ya!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here