Cara Investasi Saham Modal Kecil, Untung Besar

0
7

Investasi saham memang tengah naik daun saat ini. Apalagi banyak yang memberikan testimoni terkait keuntungan yang didapat setelah berinvestasi selama bertahun-tahun.

Salah satu poin yang membuat orang tertarik yakni cara investasi saham dengan modal kecil, tetapi bisa memperoleh untung yang besar. Siapapun pasti tertarik dengan hal tersebut sehingga banyak yang penasaran dengan caranya.

Namun, apakah cara investasi saham seperti ini termasuk benar atau salah? Mari kami ajak Anda untuk mengulasnya berdasarkan pengalaman kami dalam investasi di pasar modal pada 2004 hingga 2015.

Ada 2 masalah perspektif dalam hal ini, yakni modal besar dan kecil. Besar dan kecil yang dimaksud disini adalah berapa yang bisa disebut besar dan kecil? Perlu adanya kesamaan perspektif terkait modal besar dan untung besar maupun sebaliknya.

Kebutuhan Modal Saham

Terdapat beberapa poin penting mengenai masalah ini. Kami jabarkan sebagai berikut:

  • Saat ini Anda sudah bisa membuka akun untuk investasi saham mulai dari Rp100.000,00, sedangkan dulu perlu minimal Rp30.000.000,00 untuk membuka akun
  • Dengan Rp100.000,00, Anda bisa membeli 1 lot saham dengan pilihan lebih dari 400 saham yang nilainya di bawah Rp950,00 per lembar
  • Kekuatan saham adalah likuiditas, artinya mudah untuk dibeli dan dijual. Jangan sampai saham hanya mudah untuk dibeli, tetapi susah untuk dijual.

Mengenal Kenaikan Harga Saham

Perspektif lainnya yakni untung besar dan kecil. Semakin besar modal, maka semakin sedikit pilihan saham dan semakin sulit juga bagi Anda untuk untung besar.

Baca juga: Produk Investasi Digital Pilihan Terbaik Untuk Anda!

Mengapa bisa terjadi hal seperti ini? Mari simak penjabarannya melalui tabel di bawah ini.

Saham Harga Rp100,00 per lembarSaham Harga Rp1.000,00 per lembar
Harga awal Rp100,00Harga awal Rp1.000,00
Harga naik 1 kali menjadi Rp101,00 per lembarHarga naik 1 kali menjadi Rp1.005,00 per lembar
Persentase kenaikan sebesar 1%Persentase kenaikan sebesar 0,5%

Tabel Perbandingan Saham Harga Rp100,00 per lembar dengan Saham Harga Rp1.000,00 per lembar

Jika Anda memiliki uang sebesar Rp1.000.000,00 dan menargetkan keuntungan sebesar 10%, maka keuntungan yang Anda dapat adalah Rp100.000,00. Anda mungkin akan berpikir bisa apa dengan keuntungan Rp100.000,00 per bulan?

Oleh karena itu, orang bermodal kecil menjadi lebih berfokus dalam mencari saham yang untungnya lebih besar lagi. Untuk apa? Agar keuntungan yang diperoleh semakin terasa.

Cara Menentukan Saham yang Baik

Seringkali Anda lupa dengan hukum yang berbunyi “Makin tinggi untung, maka resiko akan semakin tinggi pula”. Dengan modal yang semakin besar, maka pilihan saham akan semakin sedikit. Saham bernominal lebih tinggi cenderung memiliki pergerakan yang lebih kecil.

Ingat, investor atau trader lebih menyukai adanya gejolak harga dalam investasi saham. Jika harganya datar atau hanya bertahan di 1 titik saja, maka trader cenderung tidak tertarik untuk berinvestasi di perusahaan yang bersangkutan.

Tak hanya itu, dengan pergerakan saham yang lebih kecil, maka Anda akan lebih sulit membuat potensi keuntungan 10% setiap bulannya. Oleh karena itu lebih mudah bagi Anda yang bermodal Rp1.000.000,00 untuk meraih keuntungan sebesar 10% setiap bulannya, sebab pilihan saham yang lebih banyak.

Baca juga: Tips Menabung Untuk Yang Bergaji Rendah!

Masih banyak trader yang kurang tepat dalam berinvestasi saham. Ada trader pemula yang berinvestasi tanpa perhitungan awal yang tepat. Mereka berasumsi bisa memperoleh untung yang besar.

Sebenarnya, para trader tersebut tetap mendapat keuntungan, tetapi tidak terasa besar karena modal terlalu kecil untuk melihat nominal hasilnya. Padahal, jika dihitung secara persentase termasuk besar.

Lantas apa yang terjadi berikutnya? Para trader ini akan menjadi lebih rakus dan serakah lagi dalam mengejar nominal tanpa menyadari adanya peningkatan resiko di balik hal tersebut.

Jadi, bagaimana cara investasi saham yang baik? Berikut ini adalah cara-caranya:

  • Ketika modal Anda kecil, fokuslah untuk mempertahankan modal dan mengembangkannya secara perlahan
  • Jangan terlalu serakah dan terpengaruh dengan jumlah nominal keuntungan semata
  • Ketika modal Anda besar, maka cobalah untuk menurunkan persentase profit agar tidak terjebak dalam transaksi saham beresiko tinggi
  • Ketahui posisi, resiko, dan reward dari setiap transaksi saham yang Anda lakukan agar tidak banyak melakukan spekulasi

Itulah ulasan mengenai cara investasi saham dari tim kami. Ingin ulasan yang lebih lengkap terkait hal tersebut? Anda bisa klik di sini untuk melihat videonya.

Source: https://ryanfilbert.id/

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here