Dalam perjalanan menapaki hari, berjuang meraih impian hingga hari ini membuat saya bertemu banyak orang, tentunya dengan berbagai ragam. Ada yang antusias dengan hari-hari-nya, ada yang tak punya pilihan lalu ya sudah jalani saja, namun ada juga yang menjalani sembari menggerutu.

 

Bersandar pada tembok yang salah
Setiap orang pasti punya impian. Setiap orang pasti punya kesibukan, punya bidang kerja yang sedang digeluti. Pertanyaannya kemudian, apakah bidang kerja atau kesibukan itu mengantarkan kita mendekat pada impian, atau menjauhi impian? Atau malah kita tak yakin apa impian kita?

 

Kadang kala, kita tidak menyadari kalau kita menyandarkan tangga impian kita pada tembok yang salah. Kita menapaki anak tangga-nya, tak jarang harus bersusah setiap naik tingkat, lalu kemudian tersadar bahwa “aduh, bukan ini yang kuinginkan”. Sayang sekali bukan?

 

Saya pernah ada di posisi itu. Bersusah payah, bersibuk sibuk lalu kemudian tersadar bukan ini yang saya mau. Mau nangis sedih di pojokan juga sudah tidak ada gunanya, karena waktu tidak dapat terulang.

 

If you don’t love what you’re doing,
Stop wasting your time”

 

Quote itu rasanya tepat saya bagikan untuk Anda, agar tidak mengalami penyesalan seperti yang saya rasakan. Pahami betul apa impian Anda, apa yang Anda inginkan dalam hidup.

 

Jika hari-hari Anda terasa berat, jika Anda tidak gembira dan antusias, jujurlah pada diri Anda. Apakah yang sebenarnya Anda inginkan? Apakah jalan yang Anda ambil saat ini, mendekatkan Anda pada impian? Jika tidak, jangan buang waktu Anda. Berhenti saat ini juga dan temukan jalan menggapai impian Anda.

 

Kalau bukan Anda yang memperjuangkan impian Anda, siapa lagi?

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here