Home Blog

Kebiasaan Kita Menentukan Siapa Kita di Kemudian Hari

0

Kebiasaan merupakan musuh terbesar sekaligus sahabat terbaik kita.

Kebiasaan bersifat abstrak, butuh kedisiplinan untuk membentuknya, dan membuahkan hasil yg dapat diprediksi.. Kebiasaan positif membuahkan hasil yg positif, dan sebaliknya, kebiasaan negatif membuahkan hasil negatif. Mana yg anda pilih?

Apa pun pilihannya, tidak ada yg salah dengan pilihan anda. Tergantung apa tujuan yg ingin anda genggam di kemudian hari.
Jika anda mengharapkan jadi pribadi diatas rata-rata, maka mulai saat ini anda sudah memulai kebiasaan-kebiasaan positif.

Jika sebaliknya, maka anda sudah tahu hasil akhirnya.. Tidak perlu saya beri tahu kan?

So, apa pun kebiasaan yg anda bangun saat ini, saya berharap kebiasaan anda itu membawa dampak besar bagi kehidupan anda..

Memantaskan diri saja Tidak Cukup…..

0

Mungkin kita pernah mendapatkan nasihat dari teman, keluarga atau buku untuk memantaskan diri jika ingin mencapai suatu keinginan.

Adalah benar kita harus memantaskan diri, namun saya ingin menambahkan satu hal untuk mendampingi proses pemantasan diri, yaitu MEMANTAPKAN diri.

Banyak orang sudah pantas, tapi tidak banyak jg yg sudah mantap. Pantas saja belum cukup, kita harus mantap dalam menjalaninya dan meraihnya.

Memantapkan diri merupakan langkah awal sebelum kita memantaskan diri. Proses memantaskan diri akan berjalan lancar ketika kita mantap dengan niat keinginan kita.
Mantapkan niatmu.. Mantapkan doamu.. Mantapkan usahamu.. Maka kau akan dipermudah oleh NYA dalam mencapai kepantasanmu meraih tujuanmu..

Pohon Kehidupan

0

Setiap pohon besar pasti memiliki cerita panjang dalam pertumbuhannya.

Tak terhitung berapa jumlah hujan, hingga terik panas matahari..

Sering kali kita dibuat terkesima dengan besar dan lebatnya sebuah pohon. Sama halnya ketika kita menjumpai atau melihat seseorang yg sukses dibidangnya. Dengan mudah kita menjudge kalau sukses yg ia peroleh adalah karena faktor keberuntungan.

Sukses yg ia peroleh karena faktor keluarga, warisan dan bla bla bla..

Kita boleh saja menilai sesuatu dari kemasannya, namun kita juga perlu melihat secara keseluruhan. Sama juga dengan sisi lain dari sebuah koin.

Kembali kepada pohon besar diatas. Pohon yg besar, kuat serta lebat. Tapi, hal yg tidak selalu kita ketahui adalah PROSES untuk menjadi pohon besar tersebut.

Bahagia tidak Perlu dicari, Melainkan diciptakan

0

Faktor penting yg perlu kita ingat untuk bahagia adalah, sumber bahagia kita berasal dari dalam diri kita sendiri, karena yg mengatur perasaan kita adalah diri kita sendiri, bukan orang lain.

Faktor luar bersifat sementara dalam menciptakan rasa bahagia, selebihnya jika kita ingin menciptakan rasa bahagia yg tahan lama, maka diri kitalah yg berperan besar.

So, biasakan untuk membuat rasa bahagia di dalam hati. Mulai dengan senyuman, karena dengan tersenyum kita mendapatkan energi positif lebih banyak daripada kita cemberut.
Banyak-banyak mengucapkan terima kasih, serta bersyukur kepada-NYA.

Never Give Up!

0

Mengalami kegagalan bukan berarti kita harus menyerah, apalagi putus asa.
Dengan kegagalan berarti kita harus introspeksi diri dan berusaha lebih keras dari hari kemarin.
Melalui kegagalan kita bisa mengevaluasi setiap langkah yg telah kita lakukan. Dengan begitu kita menghindari kesalahan serupa di kemudian hari.

Pandanglah kegagalan dari sudut pandang berbeda dari kebanyakan orang. Gagal bukan berarti kita tidak sukses, melainkan kita belajar untuk menemukan cara lain agar kita sukses.
Setiap tokoh besar, serta mereka yg sukses, semua pasti pernah mengalami gagal. Tak hanya sekali, melainkan berkali-kali. Tak hanya itu, saat sudah berada di puncak kesuksesan pun, tak jarang mereka terpeleset dan bahkan kembali jatuh ke jurang.
Namun alih-alih menyerah, mereka bangkit kembali. Rasa sakit dan jatuh itu hanya akan dirasakan sebagai masa belajar dan mengasah diri untuk kembali menggapai prestasi.

Semangat! Never Give Up!!

Kenali Apakah Anda sedang Stres atau Jenuh..

0

Stres dan Jenuh itu berbeda. Pada kondisi tertentu kita merasa stres, padahal sebenarnya kita sedang jenuh.. Stres, pada umumnya melibatkan terlalu banyak. Terlalu banyak tekanan yg menuntut terlalu banyak dari diri kita secara fisik dan psikologis.
Saat stres, kita masih bisa membayangkan bahwa kita bisa mengendalikan keadaan dan akan merasa lebih baik.
Sebaliknya, kejenuhan adalah tentang merasa tidak cukup. Merasa jenuh berarti merasa hampa, tidak memiliki motivasi, dan tidak peduli. Orang yg sedang dilanda kejenuhan sering kali tidak melihat adanya harapan akan perubahan positif dlm situasi yg sedang mereka hadapi.
Stres berlebihan ibarat “tenggelam dalam tanggung jawab”, kejenuhan ibarat ” keadaan kering kerontang”. Pesan kami: – Jika anda seorang pekerja, manfaatkan jatah cuti anda untuk berlibur dan jika anda seorang pengusaha, cari waktu dimana anda dapat keluar dari rutinitas, sediakan waktu untuk diri anda sendiri. – Hiduplah seimbang. Jangan bawa kerjaan ke rumah. Masalah kerjaan ya selesaikan dan pikirkan di kantor. Kalau sudah di rumah fokus dengan keluarga. – Miliki pola hidup sehat. Pola makan yg tepat, olahraga, tidur yg cukup dan minumlah air mineral yg banyak. – Banyak bersyukur dan berbagi.. – Keep smile ­čÖé

Impian dan Doa Kita Pasti Dikabulkan Tuhan

0

Orang tua jaman dulu sangat percaya dengan hukum alam, makannya orang tua jaman dulu bersahabat dengan alam. Mereka dekat dan mereka merawat alam dengan baik.

Hukum alam sampai kapan pun akan terus bekerja, karena Tuhan telah menciptakannya dari awal mula semesta ini dibuat dan akan ada hingga semesta ini tiada.

Orang tua jaman dulu percaya, bahwa kebaikan yg kita tanam saat ini, kelak kita akan menuainya. Mungkin bukan kita yg menuai, bisa saja anak cucu kita yg menuai buah kebaikan kita di masa depan.

Tuhan selalu mengabulkan doa kita, Tuhan selalu mewujudkan impian kita. Hanya saja ada jeda waktu dan kesiapan untuk itu.
Ketika kita berdoa dan bermimpi akan satu hal. Lalu Tuhan tidak merealisasikannya hingga akhir hayat kita, jangan salahkan Tuhan. Ada rencana Tuhan yg tidak kita ketahui, ada hal besar yg kita lupakan.

Doa kita, Impian kita akan dikabulkan saat ada kesiapan. Kesiapan ada pada orang-orang yg terus berusaha.
Teruslah berdoa, pertahankan mimpimu.. Teruslah menanam kebaikan. Jangan mengharapkan hasilnya langsung, karena bisa saja anak cucu kelak yg lebih siap dan menikmati hasilnya.. Hukum Alam selalu bekerja. Hukum Tuhan selalu tepat waktu.

Buku The Magic of Thinking Big

0

Anda mungkin sudah pernah membaca buku The Magic of Thinking Big karya David J. Schwartz yang satu ini. Memang bukan termasuk salah satu buku baru, buku ini sangat terkenal hingga saat ini sejak pertama kali di terbitkan pada tahun 1959.

Pertama kali saya membaca buku ini yaitu ketika saya masih duduk di bangku SMP kelas 1. Buku ini banyak mengubah cara saya dalam memandang kehidupan terutama bagaimana saya menjalani kehidupan sebenarnya.

Selain saya berasal dari keluarga sangat biasa saja, saya juga pernah mengalami hidup di bawah rata-rata dalam hal prestasi di sekolah. Peringkat 2 dari bawah. Dan saya hampir mau diturunkan kembali ke kelas 5 SD yang saat itu status saya sebagai siswa pindahan dari luar kota.

Sebelum saya di pertemukan dengan buku ini, hidup saya biasa-biasa saja seperti anak kecil pada umumnya. Namun, ketika om saya yang sudah saya anggap seperti papah saya sendiri mengenalkan buku ini saya mulai memiliki tujuan dalam hidup.

Mungkin saat itu om saya sudah hampir putus asa karena sudah bosan di panggil wali kelas. Dan diluar itu, om saya sangat peduli dengan kondisi saya saat itu dan beliau memiliki banyak rahasia yang membuatnya hebat sampai saat ini. Saya sangat bersyukur memiliki keluarga baru yang hebat.

Entah sudah berapa kali buku The Magic of Thinking Big saya baca, mungkin sudah belasan kali. Setiap membaca buku tersebut saya merasa seperti dibimbing untuk menjadi manusia yang lebih baik lagi.

Buku ini mengajarkan saya untuk mencintai proses kehidupan, buku ini menyadarkan kita kalau kita itu hebat dan mampu melakukan pekerjaan kelas satu, buku ini mengajarkan saya untuk berhenti mengeluh, buku ini telah mengantarkan saya masuk peringkat 3 besar sekolah, hingga semua yang sudah saya alami hingga saat ini berawal dari buku ini.

Memang siapa saya tidaklah penting. Bagi saya yang terpenting adalah saya bisa minimal memberi satu hal yang bisa Anda pelajari sehingga hidup Anda menjadi lebih baik dari hari ke hari.

Tulisan ini mengawali kembalinya lagi Teman Sukses yang sudah lama tertidur. Selama beberapa tahun ini, saya merasakan bahwa tidak ada hal yang lebih menyenangkan selain berbagi inspirasi untuk banyak orang.

 

Seperti halnya yang diajarkan buku The Magic of Thinking Big. Masih banyak hal besar yang belum kita pelajari dan kita gapai. Perjalanan masih panjang, dan kita baru beberapa langkah untuk sampai di tujuan.